Youth-led Sharing Session: The Youth Engagement in Community and State Development in Indonesia and Japan

Jakarta, March 24th 2016 –¬†Acara diskusi antar kelompok orang muda ini diselenggarakan oleh Youth Advisory Program (YAP) Plan International Indonesia untuk mengetahui keterlibatan orang muda dalam pembangunan global. Dalam 17 Sustainable Development Goals (SDGs), PBB mendorong keterlibatan semua unsur masyarakat, baik pemerintah, NGO maupun dan orang muda untuk terlibat dalam pembuatan kebijakan pembangunan. Sehingga peran orang muda menjadi penting dalam hal tersebut. Kegiatan ini melibatkan berbagai organisasi orang muda seperti KOMPAK Jakarta, Forum Anak Nasional, Youth Advisory Program PLAN Indonesia, Rumah Faye, In to the Light, Sanggar Anak, dan lain-lain, untuk berbagi pengalamna keterlibatan mereka dalam proses pengambilan keputusan yang dialkuakn oleh orang dewasa.

Perbedaan kondisi orang muda yang ada di Indonesia dan Jepang

Saat ini Indonesia tengah menghadapi bonus demografi, dimana jumlah penduduk usia produktif lebih banyak dari usia non-produktif. Sementara di Jepang, jumlah orang mudanya hanya 18% dari total populasi. Bahkan ada di beberapa daerah yang sampai menutup sekolah dasarnya, karena masyarakat di daerah tersebut hanya orang dewasa dan orang tua saja.

Terkait dengan kondisi sosial politik di Jepang, batas usia yang memiliki hak untuk mengikuti pemilu yang awalnya 20 tahun kini ditunkan menajdi 18 tahun. Tujuannya adalah untuk meningkatkan jumlah pemilih dalam pemilu. Di Jepang, keterlibatan orang muda dalam urusan politik masih dianggap tabu dan kurang penting. Jika dibandingkan, levelnya masih lebih rendah dengan kondisi orang muda di Indonesia. Tentunya, hal ini juga dipengaruhi oleh kondisi sosial dan demografis masyarakatnya.Selain dalam bidang politik dan sosial, di kalangan NGO atau perusahaan punketerlibatan orang muda hanya terbatas pada bagiamana instansi tersebut bekerja, penggalangan dana, dll.

YAP Plan Indonesia selalu berusaha untuk melibatkan orang muda dalam segala bentuk pengambilan keputusan baik internal dan eksternal. Salah satunya mengenai sosialisasi isu anak dan orang muda, monitoring dan evaluasi, partisipasi management internal, memberikan masukan design kebijakan, duta untuk mempromosikan program PLAN, keterlibatan orang muda dan organisasi lainnya.

Rencana ke depan

Melalui forum ini, YAP Plan Indonesia memfasilitasi kelompok-kelompok orang muda dengan concern isu yang beragam, untuk membentuk jaringan orang muda untuk membentuk gerakan bersama yang mendorong keterlibatan orang muda dalam pembangunan. Jaringan ini akan dimulai setelah dibentuknya youth camp yang akan diselenggarakan di Bandung pada bulan Mei 2016 mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *