Komunitas Orang Muda Anti Perdagangan Anak dan Eksploitasi Seksual Anak

Wadah partisipasi bagi anak dan orang muda untuk berperan aktif dalam menyuarakan dan menentang isu perdagangan anak dan eksploitasi seksual anak.

Aksesbilitas

Mewujudkan kesamaan dan kesetaraan anak dan orang muda dalam aspek kehidupan.

Non-Diskriminasi

Menghargai persamaan derajat, tidak membeda-bedakan atas dasar agama, ras, etnis, suku bangsa, warna kulit, dan status sosial.

Hak Asasi Manusia

Menjunjung tinggi dan menghormati Hak Asasi Manusia termasuk anak dan orang muda.

Tentang Kami

Komunitas Orang Muda Anti Perdagangan Anak dan Eksploitasi Seksual Anak (KOMPAK) Jakarta didirikan pada 23 Maret 2011. Merupakan organisasi nirlaba yang mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak dan orang muda dalam semangat kebersamaan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam upaya pencegahan perdagangan orang dan eksploitasi seksual anak.

Aksi Nyata

Melalui aksi nyata untuk perubahan KOMPAK Bergerak menciptakan ruang aman bagi anak dan orang muda untuk terbebas dari kekerasan dan eksploitasi.

#KOMPAKBergerak

Kamu, Aku dan Kita semua bisa menjadi bagian dan turut andil untuk menghapuskan perdagangan orang, eksploitasi seksual anak, dan bentuk diskriminasi lainnya yang membahayakan anak dan orang muda di Indonesia. Bersama gaungkan #KOMPAKBergerak untuk aksi nyata perubahan.

Kita Untuk Anak Indonesia

Kami adalah bagian dari mitra kerja

Gerakan global untuk mengakhiri Eksploitasi Seksual Anak di Indonesia.

ECPAT Indonesia

Gerakan kolaborasi multistakeholder nasional, regional, dan global untuk melindungi anak di dunia siber.

Indonesia Child Online Protection

Mengakhiri berbagai bentuk kekerasan serta kondisi terburuk pada anak melalui partisipasi orang muda yang bermakna.

Youth Network on Violence Against Children Indonesia

Gerakan kolaboratif multipihak yang mengambil bagian dalam gerakan melawan hoaks.


SIBERKREASI

“We rely on people like you to help us continue our work in the flight against commercial sexual exploitation and child trafficking”.

#KompakbERGERAK #KITAUNTUKANAKINDONESIA